Struktur Baja Berat Dan Struktur Baja Ringan

- Jul 16, 2020-

Penerapan struktur baja akan berbeda sesuai dengan konstruksi dan aplikasi industri yang berbeda. Biasanya pabrikan struktur baja membaginya menjadi struktur baja berat dan struktur baja ringan. Karena itu hanyalah ungkapan populer, memang tidak ada standar yang seragam untuk menilai struktur sebagai struktur baja berat dan struktur baja ringan. Banyak desainer berpengalaman atau manajer proyek seringkali tidak dapat sepenuhnya menjelaskannya. Tapi kita bisa mempertimbangkannya dengan beberapa data. untuk penilaian:

1. Mengangkat berat bengkel: lebih dari atau sama dengan 25 ton, dapat dianggap sebagai struktur baja berat.

2. Jumlah baja yang digunakan per meter persegi: lebih dari atau sama dengan 50KG / ㎡, dapat dianggap sebagai struktur baja berat.

3. Ketebalan pelat baja komponen utama: lebih dari atau sama dengan 10 MM, kurang digunakan dalam struktur baja ringan.

Selain itu, ada beberapa nilai referensi: seperti biaya per meter persegi, berat komponen maksimum, bentang maksimum, bentuk struktur, tinggi atap, dll. Di atas dapat memberikan data empiris ketika menilai apakah pabrik tersebut adalah baja berat atau baja ringan. Tentu saja, banyak bangunan yang terbuat dari baja ringan dan berat. Namun, masih ada beberapa yang bisa lebih kita yakini sebagai baja berat, seperti fasilitas pabrik petrokimia, gedung pembangkit listrik, stadion bentang besar, pusat pameran, struktur baja bertingkat atau ultra-tinggi.